Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah.
Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya.
Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi atau bahkan baja menusukkan bajanya, demikianlah SAHABAT menajamkan SAHABATnya.
Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti, diperhatikan- dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.
Seorang SAHABAT tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena KASIN dan CINTAnya ia memberanikan diri untuk menegur apa adanya.
SAHABAT tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan supaya SAHABATnya berubah!
Proses dari teman menjadi SAHABAT membutuhkan usaha PEMELIHARAAN dan KESETIAAN, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh SAHABATnya.
Kerinduan dari seorang SAHABAT adalah menjadi bagian dari kehidupan SAHABAT-nya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis!
Semua orang pasti membutuhkan SAHABAT sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati SAHABAT-nya.
Beberapa hal seringkali menjadi penghancur persahabatan antara lain:
1. Masalah bisnis UUD (Ujung-Ujungnya Duit)!
2. Ketidakterbukaan!
3. Kehilangan kepercayaan!
4. Perubahan perasaan antar lawan jenis!
5. Ketidak setiaan!
Tetapi penghancur persahabatan ini telah berhasil dipatahkan oleh SAHABAT-SAHABAT yang teruji kesejatian motivasinya.
Mempunyai dan memiliki satu SAHABAT SEJATI lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri!
Dalam masa kejayaan, teman mengenal kita.
Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman kita.
Ingat dan refresh kembali pikiran kita...di mana dan kapan kita merasakan, mengalami dan berada dalam kesulitan...
Siapa yang berada di samping kita?
Siapa yang mengasihi kita saat kita merasa tidak dicintai?
Siapa yang ingin bersama kita pada saat tiada satupun yang dapat kita berikan?
Siapa yang selalu mengajak mu bicara di saat demikian?
Siapa yang tiada bosannya menumbuhkan dan membangkitkan semangat kita?
Siapa yang selalu memarahi kita dengan perhatian, cinta dan sayangnya?
Wouw!
Dia adalah SAHABAT kita!
So now I wanna say,
HARGAI dan PELIHARA-lah SELALU PERSAHABATAN kita!
Mantap bro...
BalasHapusApa kabar?
Profesi baru, inspirasi baru nih... hehehehe